Desa Ini Tidak Pakai Nomor Rumah, Tetapi Mural Lucu

Desa Ini Tidak Pakai Nomor Rumah, Tetapi Mural Lucu

Di desa traveler akan melihat mural-mural lucu terlukis indah di dinding jalan dan rumah. Ada Spongebob dan kawan-kawan, Little Mermaid, Doraemon, beruang, gajah dan masih banyak karakter kartun lainnya.

Di Taiwan terdapat sebuah daerah yang tidak memiliki nomor jalan, namun tiap jalan adalah gambar kartun lucu. Daerah ini lebih tepatnya berada di distrik Shanhua, Taiwan Selatan. Daerah ini jaraknya dari Kota Taipei sekitar 308 Km, atau kira-kira 3 jam perjalanan mobil.

Dari CNN Travel, daerah ini awalnya hanyalah perkampungan sepi yang memiliki jumlah penduduk yang sedikit. Namun semuanya berubah tatkala tiga perempuan bersaudara mengunjungi rumah nenek mereka pada tahun 2014.

Jadi ceritanya begini, tiga bersaudara datang ke daerah ini mengunjungi rumah nenek mereka. Mereka membersihkan rumah dan menggambar karakter kartun dan boneka Daruma Jepang di dinding luar rumah. Serta mereka juga menuliskan tulisan ‘Di Sinilah Rumah Nenek’.

Mural bergambar Doraemon di Desa Taiwan
Mural bergambar Doraemon di Desa Taiwan

Karena unik dan lucu, orang-orang sekitarpun mulai mengikuti hal yang sama. Mereka mengecat rumah dan dinding jalanan dengan berbagai karakter kartun yang lucu. Tiap hari berbagai ilustrasi muncul, setiap hari seniman dan penduduk sibuk mengerjakan mural di rumahnya masing-masing.

Bahkan penduduk juga memanggil seniman, pelajar, ataupun mahasiswa seni yang ingin menyalurkan bakatnya. Mereka mengerjakan dinding jalanan maupun dinding rumah yang kosong. Sehingga desa ini berubah menjadi desa yang berwarna-warni.

Karena keunikan dan banyak gambar kartun lucu dimana-mana turis pun mulai berdatangan. Desa pun mulai ramai. Penduduk pun antusias dengan perubahan yang terjadi pada wiayah mereka.

Papan informasi akan memandu traveler mengelilingi desa
Papan informasi akan memandu traveler mengelilingi desa

Bagi turis yang datang berkunjung mereka diharuskan berfoto dan mengapload foto mural di Facebook. Penduduk juga melarang wisatawan berkeliling desa dengan kendaraan. Jadi traveler mesti berkeliling dengan berjalan kaki. Untuk berkeliling desa traveler membutuhkan waktu kira-kira 2 jam. Didesa ini kita tidak perlu mengingat nama serta nama jalan yang memusingkan kepala. Cukup ingat karakter kartun yang lucu.

 


Be the first to comment

Tinggalkan Balasan