Inilah Fakta Sebenarnya Dari Error 404: Not found

Manis Sejagad – Pengguna internet mestinya telah terbiasa dengan “Error 404 : Page not found” atau “Kesalahan 404 : Halaman tidak ditemukan.”

Ini keluar setiap saat kita mengikuti tautan yang rusak atau mati.

Ada yang menyebutkan kalau kode itu dimulai oleh sekelompok ilmuwan muda yang memulai Internet.

Para ilmuwan itu bekerja di European Organization for Nuclear Research (CERN), di mana mereka mempunyai database pusat internet di kamar 404.

Dari ruang berikut mereka secara manual diambil dan dikirimi data yang disuruh dari database pusat.

Basis data jadi bertambah jumlahnya, serta orang-orang mulai meminta file dengan nama yang salah.

Kapan lantas itu terjadi, para ilmuwan cuma menjawab dengan kalimat, “Room 404 : File tidak ditemukan.”

Saat Internet jadi otomatis, para ilmuwan tak lagi secara manual dibutuhkan untuk menyikapi kesalahan itu.

Baca Juga : Tahukah Kamu Darimana Asal Usul Dari Kata Uang dan Duit?

Jadi gantinya, server inilah yang dengan automatis hasilkan kekeliruan serta mengirimkannya ke komputer orang.

Baca Juga : 3 Fakta Tentang Patung Ikonik Merlion di Singapura

Tapi melansir dari listverse.com, cerita itu palsu!

404 keluar dari kode kesalahan HTTP, yang dapat diawali dengan 1, 2, 3, 4, atau 5, tergantung pada type kesalahannya.

Kesalahan yang diawali dengan “4” yaitu kesalahan klien.

“04” yang ikuti “4” pertama, berarti “tidak ditemukan.”

Jadi, “404” berarti “kesalahan klien, tidak ditemukan.”

Alasan mengapa server mengeluarkan ungkapan yang berlainan setelah “kesalahan 404” yaitu kalau hal tersebut tidak diwajibkan untuk server mengenali dua nomor setelah nomor pertama.

Itulah penyebabnya beberapa server menunjukkan “Error 404 : Page not found”.

Sesaat yang lain menunjukkan “Error 404 : Not found” atau “Error 404 : File not found.”


Be the first to comment

Tinggalkan Balasan