Teknisi Ini Dipotong Gajinya Karena Terlalu Tampan

Manis Sejagad – Seorang pria di China mesti alami peristiwa tidak menyenangkan karena mempunyai wajah yang dianggap terlalu tampan. Pria itu merupakan seorang teknisi bandara di Xiamen, China.

Bermula dari satu video yang memerlihatkan seorang pria berumur 25 tahun jalan di lapangan bandara sembari memakai kacamata beredar luas di basis video China, Tik Tok, serta mengundang banyak perhatian. Yang memiliki video itu lalu memperbandingkan ketampanan pria itu dengan aktor Korea, Song Joong Ki.

Muka pria dengan kacamata hitam yang digunakannya buat dia serupa dengan aktor Korea Selatan, Song Joong Ki waktu membintangi drama laris Descendants of the Sun. Sayangnya, walau viral dan mengundang banyak rasa penasaran wanita, pria muda itu dinilai tidak mematuhi peraturan perusahaan dengan memakai seragam yang tidak rapi dan memasukkan tangan ke dalam kantongnya.

Akibatnya, meski ketampanannya tersebar luas, perusahaan tempatnya bekerja justru memangkas gajinya hingga 10 persen. “Dengan mempertimbangkan dampak pengaruh yang dihasilkan dari video itu, hukuman tambahan harus diberikan,” kata perusahaan seperti dilansir Nextshark.

Baca Juga : Lucu, 2 Orang Pria Ini Rebutan Pintu Toilet

Warganet yang mengetahui hukuman tersebut diberikan karena video yang beredar sangat menyayangkan tindakan perusahaan tempat pria tampan yang tidak diketahui namanya itu bekerja.

Baca Juga : Pria Ini Lebih Suka Memakan Kulit Durian Dibandingkan Buahnya

“Aku menyesal untuknya. Dia mungkin orang pertama yang gajinya dipangkas karena terlalu tampan,” tulis seorang warganet.

“Bosnya pasti iri dengan ketampanannya,” kata lainnya.

Tak hanya berwajah tampan, pria tersebut juga memiliki hati yang baik. Meski gajinya dipotong karena ulah seorang penumpang yang mengambil gambarnya dan menyebarkan ke dunia maya, pria tampan itu sama sekali tak mempermasalahkan dan meminta agar siapapun tidak menyerang lagi penumpang yang mengunggah video tersebut.

“Jujur, aku merasa sedikit senang karena tidak mudah untuk menjadi terkenal secepat itu. Perusahaanku tidak melakukan hal yang salah, itu salahku karena tidak menjaga perilaku dan menggunakan seragam yang sesuai standar. Tolong jangan serang penumpang yang mengunggah video tersebut. Aku tidak pernah menyalahkan dia karena dia tidak bermaksud menyebabkan hal buruk padaku,” tutur pria itu.


Be the first to comment

Tinggalkan Balasan