Ternyata Tempe Ditemukan Orang Jawa Saecara Tak Sengaja !

Manis Sejagad – Saat ini siapa yang tidak mengetahui tempe? nyaris di setiap rumah makan menyediakan olahan memiliki bahan kedelai itu.

Dari mulai tempe goreng, tempe bacem, kering tempe, kripik tempe, mendoan, oseng-oseng tempe bahkan juga ada burger tempe. Tetapi, tahukah Anda kalau tempe datang dari ketidak sengajaan orang Jawa dalam menyimpan kedelai?

Menurut Serat Sri Tanjung, ketenaran kedelai di Jawa telah dikenal mulai sejak abad ke-12 atau 13. Dalam Serat Centhini jilid II (abad ke-18) juga sudah dikisahkan bagaimana orang-orang terbiasa memakai bubuk kedelai jadi jamuan baik untuk tamu atau sesaji.

Tempe disebutkan berasal dari Jawa Tengah, lantaran dalam Serat itu juga dijelaskan kalau olahan kedelai tidak ditemukan di Bogor (Jawa Barat) serta Surabaya (Jawa Timur). Kedelai yang biasa dipakai pada saat ini yaitu kedelai hitam.

Satu hari, dalam menyimpan kedelai kelihatannya seseorang memakai daun waru untuk membungkusnya. Karna daun waru banyak ditempeli kapang (cendawan), salah satu organisme dalam ragi.

Baca Juga : Inilah Fakta Sebenarnya Dari Error 404: Not found

Baca Juga : Tahukah Kamu Darimana Asal Usul Dari Kata Uang dan Duit?

Jadi saat kedelai itu dibuka, ia jadi ‘bulukan’ karena terfermentasi. Tetapi, saat dibuat nyatanya kedelai bulukan yang menjadi tempe itu rasanya enak. Hingga membuatnya dilakukan lagi dan lagi.

Saat kita telah mengetahui kedelai berwarna putih, kedelai itu jadi lebih disukai untuk bahan tempe. Bersamaan perkembangan jaman, pembuatan tempe juga betambah bersih serta mutakhir.

Sementara orang-orang Jepang, India serta Cina juga membuat tempe tetapi menggunakan bakteri. Hal tersebut buat dugaan kalau kekuatan buat tempe kedelai merupakan penemuan Indonesia.

Bahkan juga pertengahan abad ke-19 dalam masa kolonial Belanda, beberapa orang Jawa diangkut ke Suriname (AS) untuk kuli perkebunan. Disana pulalah para pekerja membawa ketrampilan mengolah tempe.

Saat ini tempe bisa ditemukan juga di Malaysia, Thailand, Belanda, Australia, serta beberapa kota Eropa, bahkan Amerika.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan