Viral! Acara Komunitas Motor NMAX Adakan Tari Erotis

Manis Sejagad – Komunitas motor NMAX di Pantai Kartini Jepara buat ramai. Soalnya dalam video yang tersebar di sosial media tampak 3 wanita muda tengah menari hanya berbalut bikini.

Ada bermacam video yang tersebar. Salah satunya berdurasi 5 detik dengan jarak pengambilan gambar begitu dekat dan video berdurasi 29 detik diambil lebih jauh.

Tiga wanita muda menari erotis dengan iringan musik menghentak itu terlihat dikelilingi orang-orang berseragam kaos komunitas motor. Tubuh penari disemprot air hingga terlihat lebih tidak senonoh.

Di bagian akhir salah satu video yang beredar terlihat dua penari memerlihatkan pergerakan badan tidak pantas disaksikan salah satu penari dan belasan lelaki yang mengerubungi serta mengabadikan aksinya.

Polisi segera bertindak dan telah menetapkan 1 tersangka. “Telah kami tindak lanjuti. Belasan orang kami periksa, dan sementara satu orang jadi tersangka. Tapi masih tetap kami kembangkan,” tutur Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Suharto.

Suharto masih enggan menyebutkan nama dan peran tersangka dalam acara tari erotis tersebut. Dia hanya menjelaskan tersangka dinilai melanggar Pasal 4 UU No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Tarian erotis ini menurut polisi tidak sesuai dengan jadwal yang diajukan panitia saat meminta izin ke Polres Jepara. Dalam pengajuan izin, panitia menyebutkan hiburan akan berupa pentas organ tunggal.

Kapolres Jepara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, menyayangkan insiden tari erotis tersebut bisa terjadi. Sesuai izin, kata dia, acara reuni komunitas Yamaha NMAX diikuti sekitar 100 orang, dimulai pukul 11.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan dimeriahkan hiburan organ tunggal.

“Kami sangat sayangkan. Izinnya diramaikan dengan organ tunggal, tapi kenyataannya tidak sesuai. Kami sudah periksa sejumlah saksi,” kata Yudianto.

Baca Juga : Niatnya Romantis, Pria Ini Malah Bikin Kesal Pasangannya

Baca Juga : Sesosok Penampakan Aneh Ini Tanpa Sengaja Tertangkap Kamera

Manager Pantai Kartini, Joko Wahyu Sutejo, juga menejelaskan pihaknya menerima permohonan izin dari panitia sekitar dua minggu lalu. Namun, di dalam surat permohonan izin tidak dijelaskan secara mendetail susunan acara. Surat izin yang masuk, lanjut dia, hanya permohonan pinjam tempat untuk acara.

“Kita sudah ketemu dengan panitianya dua minggu lalu, mereka hanya memberikan keterangan pinjam tempat untuk ultah NMAX dan hiburan dangdut gitu saja,” papar Joko.

Joko juga mengakui bahwa pihaknya hanya memberikan rekomendasi dan selanjutnya izin acara diberikan oleh Polres Jepara. “Kami tahunya kalau sudah diberikan izin oleh Polres ya sudah beres,” lanjutnya.

Menurutnya, ia menerima permohonan izin dari panitia sekitar dua minggu lalu. Namun, di dalam surat permohonan izin tidak dijelaskan secara mendetail susunan acara. Surat izin yang masuk, lanjut dia, hanya permohonan pinjam tempat untuk acara.

“Kita sudah ketemu dengan panitianya dua minggu lalu, mereka hanya memberikan keterangan pinjam tempat untuk ultah NMAX dan hiburan dangdut gitu saja. Ketuanya kalau tidak salah Jalil dan ketua NMAX (Jepara) Faiz,” papar Joko.

Joko sendiri mengaku baru mengetahui hal itu setelah mendapat laporan dari bawahannya yang ada di lapangan.

“Saat itu saya lagi pulang sebentar, dan mendapat laporan dari bawahan terkait hal itu. Mosok sampai seperti itu. Kalau izin tempat sampai pukul 16.00 WIB,” paparnya.

Ditambahkannya, tak selang lama acara tersebut dihentikan polisi. Namun, hal itu sangat disayangkan lantaran selama ini kegiatan yang diselenggarakan di Pantai Kartini dijaga agar tidak menjurus ke arah sensual. “Kalau kegiatan yang kami selenggarakan hanya organ tunggal, tidak sampai vulgar seperti itu,” ucapnya.

Sementara itu hingga saat ini Ketua Panitia, Jalil, masih belum dapat dihubungi. Kasus ini sedang dalam penanganan petugas kepolisian.


Be the first to comment

Tinggalkan Balasan